Cara Menghubungkan Kabel Daya SATA

Saat merakit komponen PC, pernahkah kalian ragu untuk menyambungkan kabel daya ke perangkat internal? Baik kabel 8-pin atau SATA, memasukkan kabel ini dari PSU (Unit Catu Daya) ke header atau port yang salah dapat berakibat serius.

Salah satu komponen tertentu yang bermasalah dengan koneksi pengguna adalah kabel daya SATA. Jika dimasukkan dengan tidak benar, kalian bahkan dapat merusak perangkat.

Jadi, untuk menghindari bencana apa pun, kami telah membawakan kalian artikel ini untuk membantu kalian menyambungkan kabel daya SATA dengan benar.

Jenis Konektor Daya

Tergantung pada PSU yang kalian gunakan, kalian akan memiliki konektor daya Molex atau SATA. PSU yang lebih baru dan sepenuhnya modular umumnya dilengkapi dengan SATA, sedangkan Molex adalah teknologi yang lebih tua dan karenanya tidak diproduksi di PSU modern.

Konektor Daya Molex

Kabel daya Molex memiliki empat kabel dan 4 pin di ujungnya. Ini memasok 12V dan 5V melalui kabel kuning dan merah, masing-masing. Dua kabel hitam lainnya diarde.

Jika catu daya kalian menggunakan konektor daya Molex, kalian memerlukan konverter Molex ke SATA untuk menghubungkannya dengan perangkat port daya SATA.

Konektor Daya SATA

sata-konektor

Konektor daya SATA 15-pin yang dapat memasok sumber daya 3.3V, 5V atau 12V. Ini juga memberikan impedansi yang berkurang dibandingkan dengan Molex yang pada gilirannya memberikan ground yang lebih baik untuk sistem.

Cara Menghubungkan Kabel Power SATA

Menghubungkan bagian-bagian PC bisa sesederhana merakit potongan lego. Jadi, kalian perlu menemukan setiap kabel untuk port tertentu itu. Di sisi lain, beberapa port dapat terlihat serupa, dan pembuat PC amatir dapat secara tidak sengaja memasukkannya ke tempat yang tidak seharusnya. Ini terkadang dapat menyebabkan perangkat kalian mengalami korsleting.

Oleh karena itu, harap baca petunjuk yang disebutkan di bawah ini dengan sangat hati-hati sebelum melakukannya untuk menghindari krisis ini.

Temukan Kabel Daya SATA

Untuk mencari kabel power SATA, pertama-tama kita perlu melihat seperti apa port SATA itu. Menganalisis port SATA, kita dapat dengan mudah menentukan seperti apa kabel SATA itu.

Port SATA adalah port berbentuk L yang terletak di sebagian besar perangkat penyimpanan kalian. Namun, kalian dapat melihat dua port SATA pada perangkat. Salah satunya adalah port data SATA (untuk transfer data), dan yang lainnya adalah port SATA Power (untuk catu daya).

sata-data-dan-power-port

Untuk membedakan kedua port ini, cukup periksa panjangnya. SATA power memiliki panjang port yang lebih panjang dibandingkan dengan port data SATA.

Cara lain kalian dapat membedakan daya SATA dan kabel data SATA adalah melalui jumlah pin. Port data SATA memiliki 7-pin sedangkan port catu daya SATA dilengkapi dengan 15-pin.

kalian juga dapat memeriksa jumlah kabel pada kabel. Kabel power SATA umumnya memiliki 5 kabel berwarna atau hitam polos, sedangkan kabel data SATA memiliki satu kabel datar dan tebal.

sata-power-dan-sata-kabel-data

Sekarang kalian tahu di mana kita perlu memasukkan kabel daya SATA, kalian perlu menemukan kabel dari catu daya yang dapat ditampung di port berbentuk L ini.

Periksa kabel dari PSU (Unit Catu Daya) yang dapat masuk ke port daya SATA di perangkat penyimpanan kalian.

Jika kalian tidak dapat menemukan kabel berbentuk L ini dari catu daya, kemungkinan besar PSU kalian memiliki kabel Molex. Dalam hal ini, kalian memerlukan konektor Molex-SATA untuk memasok daya ke perangkat penyimpanan.

Namun, jika perangkat tidak memiliki port daya SATA, kalian dapat menganggapnya menggunakan kabel Molex.

Masukkan Kabel

masukkan-kabel-daya-dalam-sata-port-daya

Setelah kalian menemukan kabel daya SATA, memasukkannya ke dalam port daya SATA cukup sederhana. Sejajarkan bentuk-L dari port dan kabel, lalu masukkan dengan hati-hati.

kalian hanya dapat memasukkan kabel daya SATA ini dengan cara tertentu. Jadi, jika kalian mengalami masalah saat menyambungkannya, balikkan kabel dan coba lagi.

Di Mana Kami Menggunakan Kabel Power SATA?

Kabel daya SATA memasok daya ke perangkat penyimpanan seperti Hard Disk Drive (HDD), Solid State Drive (SSD), atau drive CD/DVD. Selain itu, kita juga dapat menggunakan kabel daya SATA untuk terhubung ke pengontrol yang mengelola RGB.

Bagaimana Cara Memasukkan Kabel Data SATA?

Kabel data SATA menghubungkan perangkat penyimpanan ke motherboard. Untuk menemukan port SATA pada motherboard, cari tulisan seperti SATA_1, SATA_2, atau cari port berbentuk L.

Masukkan salah satu ujung kabel data SATA pada motherboard dan ujung lainnya ke port data SATA pada perangkat kalian. Port data SATA pada perangkat ini relatif lebih pendek daripada port daya SATA.

Jika kalian mengalami masalah saat menyambungkan kedua port ini, balikkan kabel dan coba lagi.

Apa perbedaan Antara SATA Power dan Molex Power?

Molex adalah teknologi lama yang menggerakkan sebagian besar komponen internal kalian. Molex power memiliki empat pin pada konektor dan empat kabel.

Berbicara tentang kabel power SATA, ini adalah kabel berbentuk L dengan 15-pin pada konektornya. Namun, kita hanya dapat melihat lima kabel di kabel SATA.

Tinggalkan komentar